30 November 2009

adalah


adalah kau
ada dihadapku
tanpa batas waktu
kau mencintaku

adalah kau
mengukir lembut kabut biru
meleleh luruh dimataku
kau disitu

adalah kau
bawa hidup untukku
bawa sendu untukku
bawa janji abadi

.

puisi senja

.


rintih rintik hujan
memasung palung redup sukma
miris rinai rindu duka
gundah hampa jiwa

leleran deras angan suram
merembes secawan arak berlian
menawar ragu tipu dunia

Lirih Rintih Rintik


kelam kelabu,
bersandar sanding dinding
mengais sisa tangis
sendu duka kabung

sangkakala tlah menggema
sepi suram dendam
merambat tambat tali mati
jerat terali sesal diri

lirih rintik berdenting
berdecak bercak memuncak
merona dasar samudra
sendu sedih sendiri

.

23 November 2009

14 Nopember

.



aku bimbang.
kau termangu menahan kelu
diam memandangku
namun tak mau

aku bingung
sinar matamu kelabu
laksana permadani biru terkelu
mengapa kekasihku?

kubelai engkau
mengharap secercah cahya dimatamu
berharap senyummu...

kau kekasihku,
mengapa termangu begitu?
takkan kubiarkan airmatamu mengaliri jariku
ku tak mau kau menjerit jerit...
pandanglah aku kekasihku...

hingga jingga tersirat,
kau lengkungkan bibirmu melandai.
tak mengapa..
namun bagaimana 'ku bisa?


19 November 2009

Seuntas Tali


kita garis kembali,
urat nadi kelana ini
telapak tangan kananmu,
kau lukis aku..

di balik temali, kugenggam
sepucuk janji di tiap mili
genggam ini,
yang buat melukisku di nadi..

hari ini kusimpan tali darimu,
dalam lemari kegalauanku..
kemarin,
ku rasa angkanya memudar..

05 November 2009

Kepadamu,

.


satu..
'ku memandangmu,
merangkai ranting rindu
riuh redam di matamu...

saat kedua,
genggam jemarimu,
merengkuh sedu sedanmu...
memantik semai bulir asmara ...

bersambut ketiga,
belai rambut berdebumu,
mendekapmu berlumur sesal airmata...
sunyi senyap membuyar lepas...

kemarin keempat,
ku pejamkan mata,
memandang amarahmu...
cacianmu, airmataku...

beberapa jam yang kelima,
kau datang,
virtual untukku,
seka airmata dan mendekapku..
kau bilang,''jangan pergi lagi.''







baru tadi keenam,
rengkuh tanganku dan gelayutkan senyummu...
tanpa kau sadari,
hanya sekelumit waktu bersamamu...
ingin kukatakan,''jangan takut... .''

01 November 2009

kerinduan malam





ku di sudut senja,
meratap sisa semerbak mentari..
ku tak bisa bertahan lagi,
di sisa senja ini.

kalian bersinkan namaku,
mencecer itu.
padahal 'ku tak lakukan apapun..

ku tersudut di gerbang petang,
menelisik harumnya kelam
menerawang gemerlap bintang...

ku hanya ingin menyusuri malam,
seperti 'ku susuri senja..

ku bungkam,
kala 'ku ingat seberkas malam di matamu..
ku ingin lepas...!!

29 Oktober 2009

arah? kemana?!




kau bilang,
ini bukan arahku.
kemana aku?

mereka bilang,
ini bukan angan. ini nyata
tapi kenapa?

kalian menuntut.
memotong buntutku.

ku tak mau.
ini arahku!

kalian bilang lagi,
bukan!!!